GERAKAN PENANAMAN “SEJUTA POHON” DESA MARGAHARJA

Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini tidak jarang menimbulkan bencana alam banjir dan tanah longsor di beberapa daerah di Indonesia. Demikian juga di Kabupaten Ciamis yang secara topografi dibeberapa wilayah seperti sebagian wilayah utara Kabupaten Ciamis seperti di Kecamatan Tambaksari, Sukadana, Panawangan dan sebagainya memiliki topografi yang bervariasi dan memiliki ketinggian yang sangat berbeda antara daerah yang di bawah dan di ketinggian seperti di bukit-bukit. Lahan gundul yang tidak ditanami pepohonan khususnya tanaman keras untuk wilayah seperti itu saat datang musim hujan dengan intensitas tinggi sangat rawan bencana alam diantaranya tanah longsor dan banjir di daerah yang lebih rendah. Untuk itu segala upaya dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Ciamis yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis, Provinsi dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, secara bersinergi melakukan upaya-upaya mencegahan dan pemerliharaan lahan –lahan kritis di Kabupaten Ciamis melalui berbagai program.

Pagi ini, Selasa (24/1) berlokasi di Desa Margaharja Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis tepatnya di dusun Cipeundeuy, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan - Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL), Yayasan Bidayatussalikin, Forum Pelatihan dan Ketahanan Pangan, Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air dan Komunitas “Nyukcruk Lembur Margaharja” bersama masyarakat setempat dihadiri oleh Bupati Ciamis, Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Pejabat TNI (Batalyon 323), Polri, Tokoh masyarakat dan pemuda melaksanakan “Gerakan Penanaman Sejuta Pohon”.

Dalam laporannya, ketua panitia penyelenggara menyampaikan,”Bahwa gerakan penanaman sejuta pohon ini atas inisiatif dari masyarakat, karena Pemerintah mengharapkan usulan “bottom up” maksudnya usulan tersebut berasal dari “bawah” (red=masyarakat). Metoda yang dilaksanakan oleh Forum Peduli Lahan Kritis dan Ketahanan Pangan yaitu pendampingan terhadap tata ruang desa dan tentang pola-pola kepedulian lahan kritis, lahan-lahan tidur kepemilikan negara yang dapat diadvokasi melalui Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Bupati Ciamis H. Iing Syam Arifin yang hadir dalam sambutannya menyampaikan bahwa,”Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon” tahun 2017 ini merupakan target tahapan menuju satu miliar pohon. Gerakan menanam pohon pagi hari ini merupakan sebuah simbol, bahwa masyarakat telah berperan serta aktif, berinisiatif untuk melaksanakan pelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman pohon.  Lanjut Bupati,”Program ini merupakan program yang perlu kita dukung bersama, harus kita sukseskan bersama karena lingkungan hidup ini merupakan bagian yang  akan memberikan kehidupan kepada kita semua. Masih dalam sambutannya Bupati mengharapkan upaya-upaya penanaman pohon yang telah dilaksanakan seperti penanaman pohon durian dan jeruk yang telah berjalan agar dipelihara dengan sebaik-baiknya sehingga membawa manfaat bagi kita semua. Dalam kesempatan ini juga Bupati memberikan 600 bibit kelapa kepada warga masyarakat yang hadir secara untuk ditanam di lingkungan rumahnya masing-masing. Bupati menghimbau kepada seluruh yang hadir untuk menandai momen-momen penting kehidupan dengan menanam pohon misalnya pohon kelapa.

Bupati melanjutkan,”Kelestarian alam akan sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Janganlah kita menyalahkan alam saat terjadi suatu bencana, tetapi kita harus introspeksi apa yang telah kita lakukan untuk memelihara alam di sekitar kita sehingga lingkungan akan bersahabat dengan kita. Apabila akan dilaksanakan budidaya hutan berkoordinasilah daengan pemerintah setempat. Sehingga kita dapat berkoordinasi dengan semua pihak untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan sehingga dapat dipertanggung jawabkan serta membawa manfaat untuk semuanya.

Mengakhiri kegiatan pagi itu, Bupati Ciamis beserta seluruh tamu undangan yang hadir melaksakakan penanaman pohon secara simbolis berupa bibit pohon kelapa, diikuti tamu undangan lainnya yang menanam pohon rambutan dan lainnya yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara di ikuti oleh seluruh masyarakat yang hadir. (Hum)

Sumber : Press Release Humas Setda

AUTHOR: Ciamiskab