PENANAMAN SEJUTA POHON PERIODE II

Setelah sebulan lalu kegiatan bertajuk sama digelar di Desa Margaharja Kecamatan Sukadana. Selasa 28 Februari 2017 Penanaman Sejuta Pohon Periode II dilaksanakan di Desa Hujungtiwu Kecamatan Panjalu. Kegiatan ini bertujuan guna menunjang Program Pemerintah di Bidang Sosial Budaya. Lokasi kegiatan di Tanah Pangangonan Geledug Dsn. Sukamulya Ds. Hujungtiwu Kecamatan Panjalu. Kegiatan ini dihadiri antara lain oleh Staf Kementrian Lingkungan Hidup RI yg diwakili oleh Kepala BBWS Citanduy/Badan Pengelolaan DAS R. Dodi Sutanto, Ajat Sudrajat (Mewakili Kepala Dinas Kehutanan Prop. Jabar), Bupati Ciamis Drs. H. Iing Syam Arifin, unsur DPRD Kabupaten Ciamis, Kepala Satpol PP Kab Ciamis, Camat Panjalu, unsur TNI diwakili Danramil 1306 Panjalu, Kapolsek Panjalu, Kepala UPTD Pertanian Kec Panjalu, Forum Peduli Lahan Kritis & Ketahanan Pangan Kab Ciamis, kepala desa se-Kecamatan Panjalu, Ketua MUI Desa Hujungtiwu, Ketua LSM GMBI Kecamatan Panjalu, sejumlah Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat setempat serta masyarakat Panjalu.

Dalam sambutannya Ketua Forum Peduli Lahan Kritis & Ketahanan Pangan Johny Roupa menyampaikan, ungkapan terima kasihnya kepada BBWS Citanduy yang telah mewakili Kementerian Lingkungan Hidup atas kerja sama telah memfasilitasi kegiatan pagi itu”. Masih dalam sambutannya Johny Roupa mengajak seluruh yang hadir untuk bergotong royong demi Bangsa Indonesia untuk gemar menanam pohon. Hal ini dimaksudkan agar kedepan ekosistem dan lingkungan menjadi lebih baik hijau dan lestari untuk kelangsungan hidup generasi selanjutnya. Tak lupa dalam sambutannya Johny Roupa juga menyampaikan penghargaannya kepada seluruh warga Masyarakat yang didukung oleh para tokoh masyarakat dan Tokoh Agama di lingkungan sekitar kegiatan yang telah bersemangat turut serta menyukseskan kegiatan ini. Dalam kesempatan yang sama Camat Panjalu Drs. H. Erwin Hermawan menyampaikan bahwa, “Tujuan kegiatan Penanaman Sejuta Pohon ini yaitu untuk mengatasi Sumber Air yang ada di Sungai sekitar lokasi penanaman dan kedepan tempat ini akan kami jadikan tempat Wisata Ziarah”. Pungkas H. Erwin.

Sambutan Staf Kementerian Lingkungan Hidup RI yg diwakili oleh Kepala BBWS Citanduy/Balai Pengelolaan DAS (R. Dodi Sutanto) menyampaikan perlunya upaya-upaya nyata untuk  menjaga bumi agar sumber air tetap terjaga dan DAS Citanduy adalah suatu Prioritasnya. Lahan di Kabupaten Ciamis juga perlu memperoleh perhatian, jangan sampai kita mewariskan lahan kritis untuk anak cucu kita nanti. Namun kita harus mewarisi lahan yang terawat dengan baik. Oksigen sangat perlu untuk kehidupan, salah satunya yaitu dengan menanam, menjaga dan memelihara tanaman, mari kita memelihara tanaman, kami sangat mendukung Program ini, silakan kalau perlu bibit pohon datang ke tempat kami di Garut, kami telah menyiapkan bibit Jabon, Sengon, dan Mahoni dan kami siap membantu program-program Bupati Ciamis untuk program penghijauan di Kabupaten Ciamis. “Kami memiliki program “Kebun Bibit Raya”, Program “Agro Forestri” (yaitu mencampurkan tanaman Hutan dengan Tanaman Pertanian yaitu Pinus dan Kopi), tujuan kami menanam yaitu menghindari erosi, kami memiliki Progran Menanam Pohon yaitu menanam 25 Pohon seumur hidup (I)”, pungkasnya.

Bupati Ciamis H. Iing Syam Arifin dalam sambutannya menyampaikan, ”Kegiatan Penanaman Sejuta Pohon di tahun 2017 ini adalah pelaksanaan yang kedua kalinya, dengan berpedoman pada “mari kita menanam dan jangan ingat utk menebang”, mari kita masyarakatkan kegiatan penghijauan di Ciamis menuju Ciamis Kabupaten Konservasi”. Kawasan ini paling strategis yaitu di wilayah Kecamatan Panjalu yaitu di daerah Hujungtiwu. “Alam beserta isinya di bumi ini bukan merupakan warisan, tetapi titipan dari Alloh SWT untuk kita dilestarikan”. “Kejadian Bencana alam yang terjadi tidak lepas dari dampak ulah diri kita sendiri”. Bupati melanjutkan, “kami menyediakan bibit pohon kelapa untuk ditanam di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis, kami menganjurkan setiap warga untuk menanam sedikitnya 5 Pohon Kelapa di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing sebab menurut sejarah pada jaman Belanda dahulu, Ciamis adalah sentral kelapa, untuk itu mari kita “Hijaukan Ciamis”, di Ciamis juga terkenal degan Cengkehnya”.

Menutup sambutannya Bupati meningatkan bahwa, oksigen merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam kehidupan dan 1 pohon itu mampu menolong 2 orang dengan menyediakan kebutuhan akan Oksigen, shodaqoh jariyah itu bukan hanya dalam berbentuk uang atau materi saja, tetapi menanam pohon dan melestarikan lingkungan juga merupakan salah satu bentuk shodaqoh. ”Penghijauan mari kita tingkatkan, lingkungan mari kita lestarikan, jangan merusak bumi dan jagalah lingkungan hidup kita”, tutupnya.

Sumber : Press Release Humas Setda

AUTHOR: Ciamiskab