DISHUB CIAMIS GANDENG BNNK CIAMIS BENTUK PELAJAR PELOPOR KESELAMATAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN

CIAMIS, Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis melaksanakan kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalau Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2018 Tingkat Kabupaten Ciamis bertempat di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis Jl. Otto Iskandardinata Lingkar Selatan Ciamis pada hari Selasa 27 Maret 2018.

Kegiatan ini dalam rangka mendukung pelaksanaan tertib berlalu lintas yang diharapkan para pelajar dapat menjadi Pelopor Keselamatan di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Sebanyak 30 Orang peserta yang hadir perwakilan dari pelajar SMA, SMK dan MA Lingkup Kabupaten Ciamis.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis Ir. Nana Supriatna dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan keselamatan jalan di dalam rangka rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke 376, kedua memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan, ketiga Bulan Keselamatan adalah sebagai Program dari Dinas perhubungan Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut di buka langsung oleh Sekda Kab. Ciamis Drs. H. Asep Sudarman,M.Pd., yang dalam sambutannya menghimbau bahwa kita harus mampu mewujudkan pembangunan keselamatan jalan di Kabupaten Ciamis dengan mengacu kepada 5 (lima) pilar Rencana Umum Nasional Keselamatan, yaitu: Manajemen Keselamatan Jalan; Jalan yang Berkeselamatan; Kendaraan yang Berkeselamatan; Perilaku Pengguna Jalan yang berkeselamatan; Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan.

Dishub Kab. Ciamis menggandeng BNNK Ciamis untuk memberikan pembekalan dalam hal Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada para peserta Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas.

Rachman Chaerudin, S.Sos., selaku narasumber dari BNNK Ciamis memaparkan materinya dengan judul  “Remaja Melawan Narkoba”

Menurut Rachman, tingginya angka kecelakaaan terutama yang menimpa pelajar tingkat sekolah menengah, disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari pelanggaran rambu lalu lintas, kendaraan yang tidak sesuai dengan SNI hingga penyalahgunaan Narkoba menjadi faktor penyumbang terbesar  terjadinya kasus kecelakaan lalu lintas pada pelajar.

Lebih jauh Rachman menjelaskan bahwa permasalahan narkoba di Indonesia dilihat dari jumlah prevalensi penyalahguna narkotika yang begitu tinggi mengakibatkan Indonesia menjadi negara sasaran peredaran gelap narkotika.

Remaja rentan terjerat narkoba karena tiga faktor yaitu: faktor keluarga disebabkan kurangnya perhatian orang tua dan jarangnya komunikasi antara anak dan orang tua sehingga anak cendrung berkomunikasi di luar rumah dengan teman sebayanya ; faktor individu anak yang cendrung menutup diri terhadap permasalahan yang ada akan menimbulkan dampak putus asa akan dirinya ; serta faktor lingkungan dimana lingkungan di luar rumah lebih rentan untuk anak melakukan hal hal yang negatif karena kurangnya pengawasan dari orangtua, ujar Rachman.

Adapun hal penting yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi masalah narkoba adalah dengan 5M :

(1) Mengaktifkan satgas anti narkoba,

(2) Menciptakan lingkungan bersih narkoba,

(3) Melaporkan bila ada peredaran narkoba di lingkungan sekolah,

(4) Menyampaikan pesan-pesan anti narkoba dalam setiap pertemuan/kegiatan,

(5)  Membantu teman yang menjadi korban penyalahguna narkoba, pungkas Rachman.

Press Release By BNNK Ciamis

AUTHOR: Ciamiskab