BNNK CIAMIS BEKERJASAMA DENGAN BNNP JAWA BARAT UNGKAP KASUS PEREDARAN GELAP NARKOBA JENIS SHABU DAN EKTASI

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat berhasil menggagalkan serta menangkap pelaku pengedar Narkoba jenis Shabu dan Ektasi.  Tersangka  DS (21) seorang Disc Jockey (DJ) warga Bandung berhasil diamankan dengan barang bukti  1 (satu) paket perlengkapan alat hisap shabu yang telah rusak dan bekas pakai serta 1 (satu) buah handphone warna hitam pada Rabu (28/3/2018) sekira pukul 13.00 WIB di di Pondok Wisata Mulya Pratama Jalan Pantai Barat No. 19 Pangandaran.

Kasi pemberantasan BNNK Ciamis Kompol Ricky Lesmana, S.H., M.M., menjelaskan, kronologi penangkapan DS(21) ini pada hari Rabu tanggal 28 Maret 2018 hari Rabu sekira pukul 13.00 WIB.

Tim gabungan antara BNNK Ciamis dan BNNP Jawa Barat mendalami satu informasi dari seseorang via telephone yang tidak mau disebutkan identitasnya bahwa di sebuah Hotel di Pangandaran tepatnya di pondok Wisata Mulya Pratama Jl. Pantai Barat No. 19 Pangandaran dicurigai adanya penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Selanjutnya petugas berangkat menuju ke daerah yang di informasikan tersebut.

Tim menemukan 7 orang muda-mudi 3 diantaranya perempuan dan 4 orang laki-laki. Dari TKP Tim menemukan alat bukti seperti pecahan serpihan pirex tutup bong dan potongan-potongan pipet, selain itu Tim melakukan tes urine kepada mereka dan hasilnya positif penggunaan shabu, kemudian Tim menyingkronkan dengan keterangan mereka. Namun demikian tidak berhenti disitu saja, karena sesungguhnya ada yang kami lebih dalami lagi ternyata muncullah satu orang yang memang selama ini merupakan target yang kami cari berinisial DS. Kami buka komunikasinya, ternyata memang telah terjadi transaksi 100 butir ektasi dengan berat netto 25 gram yang mana ektasi tersebut siap untuk diedarkan di wilayah Pangandaran.

Sehingga Tim bergerak ke TKP tersebut tepatnya di wilayah Bandung di jalan Kopo bersama tersangka DS untuk memastikan informasi tersebut. Sesampainya di TKP dan melakukan penggeledahan, ternyata memang benar bahwa 100 butir ektasi itu disimpan di bawah pot bunga dalam sebuah bungkus salonpas. Rupanya memang informasi yang berhasil dihimpun dari tersangka DS terkait jaringan peredaran narkoba di wilayah priangan.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh tim selanjutnya di bawa ke BNN Provinsi  Jawa Barat untuk pengembangan kasus jaringan Narkotika di wilayah Priangan. Intinya bahwa Kami berhasil menggagalkan upaya peredaran ektasi yang akan di edarkan di Pangandaran, pungkas Ricky.

Hal senada disampaikan pula oleh Kepala BNNK Ciamis AKBP Yaya Satyanagara, S.H., bahwa dari hasil pengungkapan ini akan terus dilakukan pengembangan mengingat peredaran narkotika di kota Bandung dan sekitarnya dan saat ini masuk ke Ciamis dan Pangandaran sebagai tujuan akhir berpesta narkoba.

Untuk masyarakat Ciamis, Banjar dan Pangandaran dihimbau agar lebih waspada dan apabila ada hal yang janggal atau mencurigakan dari orang yang tidak dikenal atau tinggal numpang lebih dari 24 jam dimohon untuk melaporkan kepada aparat yang berwajib minimal tingkat RT. Serta dimohon pula kepada pemilik hotel, losmen, penginapan atau rumah yang disewakan untuk lebih selektif dalam penerimaan tamu yang datang  dan dihimbau untuk tidak membawa narkoba atau berpesta narkoba dan sejenisnya yang dapat merusak dirinya sendiri maupun orang lain. Pungkas AKBP Yaya Satyanagara, SH

Press Release By BNNK Ciamis

 

AUTHOR: Ciamiskab