Rapid Test di Kecamatan Zona Merah, 11 orang dinyatakan Reaktif Covid-19

posted in: Kabar Ciamis | 0

Banjarsari, 22/05,- Sebanyak 2 Kecamatan berada dalam zone merah Covid-19 dilakukan Rapid Test oleh Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Ciamis, Jumat 22 Mei 2020.

Berdasarkan laporan dari Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kabupaten Ciamis, Dari hasil Rapid Test di Pasar Pamarican, jumlah yang diperiksa sebanyak 56 orang terdiri dari pengunjung pasar, pedagang pasar, pelayan toserba dan tempat umum
jumlah positif/reaktif rapid tes covid19 ditemukan 4 orang

Kegiatan dilanjutkan di pusat kerumunan lainnya sekitar alun-alun Pamarican target orang ngabuburit sebanyak 16 orang random dengan hasil reaktif rdt 2 orang

Total Kecamatan Pamarican, dari 72 sample didapat hasil reaktif RDT sebanyak 6 orang

Sementara untuk Kecamatan Banjarsari,
jumlah yang diperiksa rapid sebanyak 75 orang terdiri dari pengunjung pasar, pedagang pasar, pelayan dan pengunjung toserba, jumlah positif/reaktif rapid tes covid19 ditemukan 4 orang

Termasuk dimasukannya laporan hasil RDT Pemkot Banjar atas warga Banjarsari merupakan karyawati Toserba Pajajaran reaktif RDT sebanyak 1 orang. Total diperiksa di Kecamatan Banjarsari 76 orang dengan hasil reaktif RDT 5 orang.

Sementara untuk Kecamatan Rancah, meskipun tidak termasuk ke zone merah tetap dilakukan pemeriksaan.

Total diperiksa sebanyak 46 orang di daerah pasar Rancah dengan hasil reaktif total 1 orang.

Hasil kegiatan random sampling pemeriksaan masal RDT pada kerumunan di Kecamatan Rancah, Banjarsari dan Pamarican telah diperiksa sebanyak 194 orang dengan hasil reaktif RDT 12 orang.


Ketua Tim Percepatan Penangan Covid-19l wilayah Banjarsari, Tri agus Subagyo S.KM, mengatakan tujuan kegiatan Rapid test masal untuk wilayah Banjarsari yaitu untuk melihat kemungkinan apakah warga di banjarsari ada yang sudah terpapar Covid-19 ataupun belum, tuturnya.

“Sasaran pemilihan lokasi Rapid Test tersebut di fokuskan ke pusat-pusat perbelanjaan seperti pasar dan pertokoan sehingga baik para pedagang maupun pengunjung yang berbelanja dapat di periksa apakah sudah terpapar ataupun tidak”, tambahnya.

Kegiatan ini sudah berkerjasama dengan UPTD pasar Banjarsari, setelah dari pasar, kegiatan ini akan di lanjutkan ke Pertokoan ACB dan BTC, terang Tri

Sementara Camat Banjarsari, Drs. Dedy Mudyana, menambahkan, sampel dari pada mereka yang dilakukan pengecekan selain dari para pedagang dan pengunjung diantaranya adalah ojeg pangkalan, petugas parkir dan sopir angkot, pungkasnya. (cucu)

 

Press Release By Diskominfo

(Visited 215 times, 1 visits today)
Our Reader Score
[Total: 3 Average: 5]