Gedor Waruga di Sindangkasih, Kadisnakan Ciamis Sosialisasikan Keamanan Pangan Asal Ikan

posted in: Kabar Ciamis | 0
Kadisnakan Ciamis, Syarief Nurhidayat menyampaikan Sosialisasi Program Gedor Waruga dalam upaya meningkatkan keamanan pangan asal ikan di Kecamatan Sindangkasih, Kamis, 19/08/2021.

Ciamis,- Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis gencar mensosialisasikan Gerakan Ngadorong Warga Hirup Gaya Sehat (Gedor Waruga) yang kali ini dilaksanakan di Desa Gunungcupu Sindangkasih, Kamis, 19/08/21.

Kadisnakan Ciamis, Syarief Nurhidayat terus mengkampanyekan Gedor Waruga untuk meningkatkan kualitas dan menjamin keamanan pangan asal hewan khususnya daging ayam dan ikan yang merupakan komoditi utama Kabupaten Ciamis.

“Agenda sosialisasi Gedor Waruga ini dilakukan sebagai inovasi atau proyek perubahan dalam membiasakan masyarakat Kabupaten Ciamis untuk memiliki gaya hidup sehat,” ujar Kadisnakan.

“Program ini program yang sederhana yaitu program untuk hidup sehat dalam mengelola peternakan dan perikanan dengan benar, dan sehat,” jelas Syarief.

Kasi Kesmavet Disnakan Ciamis, drh. Asri Kurnia mengatakan daging yang kita konsumsi termasuk ayam, dan ikan itu harus aman sehingga kami Disnakan harus memastikan pangan dari produk asal hewan dalam keadaan sehat dan bebas dari bahaya,” ungkap drh. Asri.

“Pangan yang bebas bahaya itu adalah pangan yang bebas dari bahaya fisik, biologis, dan kimia yang mana kami sangat fokus dalam pengupayaan mulai dari hulu sampai ke meja makan.” ungkapnya.

Lebih lanjut drh Asri mengatakan bahaya pembuangan feses dari jamban dan residu antibiotik dalam ikan yang terkandung pada air dapat memicu berbagai penyakit yang sulit untuk disembuhkan yang akan timbul gejala dalam waktu lama, jelasnya.

“Jamban di atas kolam atau helikopter serta WC yang masih dialirkan ke kolam menghasilkan bakteri E.Coli yang tidak bisa diuraikan oleh ikan yang dapat memicu berbagai penyakit dari mulai diare hebat hingga hepatitis,” urainya.

Ikan yang sudah dilakukan penanganan dengan antibiotik, tutur drh. Asri harus dikarantina terlebih dahulu di kolam yang bersih, tutupnya.

Diskominfo Ciamis
Jurnalis Cucu dan Wahyu

(Visited 99 times, 1 visits today)
Our Reader Score
[Total: 0 Average: 0]